Beringsut dalam kesunyian malam
Beranjak dari kemustahilan angan
Terhimpit keinginan dan kenyataan
Berbaur bilur teranyam luka
Anugerah rasa terasa layaknya beban
Keindahan semu
Kebahagiaan singkat
Sekedar menggelitik hati
Matanya, layaknya mataku
Penuh harap,
Penuh rahasia
Keinginan hanyalah keinginan
Tak ingin bermain dengan teori keadilan
Teori sekedar teori
Tak pernah nyata
Begitupun keadilan-Nya
Terasa semu